Borobudur, Kemegahan Mahakarya Terbesar dalam Sejarah Manusia

Kamis, September 17, 2020

Borobudur, Kemegahan Mahakarya Terbesar dalam Sejarah Manusia
Sumber: http://www.wisataoke.com/

Siapapun tidak akan memungkiri begitu megahnya Candi Borobudur, mahakarya terbesar dalam sejarah manusia. Bagaimana tidak, candi Budha terbesar di dunia ini dibuat dengan susunan balok serta arsitektur yang tidak tertandingi dan relief yang bernilai seni tinggi. Dan semua itu dibuat langsung oleh tangan manusia. 

Sejarah Candi Borobudur

Sumber: https://akurat.co/

Borobudur berasal dari kata “bara” dan juga “budur”. “Bara” yang berarti komplek biara dan “budur” yang mempunyai arti atas. Jika digabungkan akan terbentuk pengertian komplek biara yang berada di atas sama seperti letak berdirinya saat ini yang berada di dataran tinggi Magelang, Jawa Tengah. Situs warisan dunia ini mempunyai sejarah yang cukup panjang, namun belum ada yang mengetahui kapan sebenarnya pembangunannya dimulai. Tetapi dari berbagai sumber sejarah yang ditemukan, diperkirakan Borobudur selesai pada abad ke-8 ketika dinasti Syailendra sedang dipimpin oleh Balaputradewa Samaratungga dan sedang dalam masa kejayaannya. Menurut sejarah, pembangunan ini memakan waktu 75 -100 tahun lamanya. Waktu yang sangat lama mengingat tidak adanya alat-alat modern seperti saat ini.

Arsitektur dan Filosofi Candi Borobudur

Sumber: https://www.daerahkita.com/

Kehebatan dan daya pikat Borobudur tidak pernah habis dimakan waktu. Ini karena arsitektur luar biasa yang sangat fokus terhadap detail. Dan hal tersebut diterapkan pada semua sisi bangunannya. Bentuknya pun sangat unik sehingga tidak dapat dibandingkan dengan candi lain dimanapun juga. Borobudur adalah simbol kemajuan bidang arsitektur, sastra dan juga teknologi.

Ada 10 tingkat berbentuk punden berundak yang membentuk Candi Borobudur. Mempunyai enam teras berbentuk bujur sangkar dengan pelataran melingkar di atasnya. Di dindingnya Anda akan menemukan banyak sekali relief yang bercerita tentang kehidupan pada masa itu. Total panel relief yang luar biasa untuk memberikan gambaran nyata kepada kita yang menikmatinya saat ini karena setiap adegannya adalah mahakarya yang utuh. Setidaknya ada sekitar 2.672 panel relief dan 504 arca Budha yang mengelilinginya. Luar biasa, bukan? Tidak hanya itu, masih ada 72 stupa berlubang di bagian paling atas yang mengelilingi stupa utama yang sekaligus menjadi mahkota puncak bangunan ini. Dan tahukah Anda bahwa seluruh susunan batuan ini menyatu tanpa menggunakan perekat? Candi Borobudur tersusun dari batu vulkanik yang dipahat sedemikian rupa sehingga saling mengunci. 

Pembuatan tingkatan maupun arsitektur lainnya ternyata tidak sembarangan, lho. Ada filosofi yang terkandung di dalamnya. Sebut saja 10 tingkat bangunan candi yang melambangkan tahap dan proses hidup manusia. Dimulai dari tingkatan bawah yang menceritakan nafsu duniawi manusia dan sifat keduniawian tersebut semakin berkurang di tingkatan berikutnya. Dan diakhiri oleh patung-patung Budha di bagian paling atas yang melambangkan sikap tenang dan pasrah. 

Apa yang Bisa Dilakukan di Borobudur?

Sumber: https://commons.wikimedia.org/

Borobudur kini menjadi tempat yang harus dikunjungi ketika sedang berada di Jawa Tengah ataupun Yogyakarta. Orang berlomba-lomba untuk mengabadikan dirinya dalam gambar dengan berlatar Candi Borobudur. Apalagi ketika candi ini berada di tampilan dan suasana terbaiknya, yakni ketika matahari terbit dan saat perayaan Hari Waisak berlangsung. Namun tidak perlu khawatir jika tidak mendapatkan momen terbaik tersebut, karena masih banyak hal menarik yang bisa didapatkan ketika berlibur di hari biasa. Yang paling utama tentunya berkeliling candi sambil melihat relief-relief yang ada. Sebaiknya berjalan memutari candi searah jarum jam untuk membaca relief secara berurutan. Mulailah dari pintu timur pada tingkat paling bawah dan berjalan memutar sampai ke pintu awal kemudian naik ke tingkatan berikutnya. Dan lakukan ini sampai tingkatan paling atas. Bingung membaca reliefnya? Tenang, ada jasa pemandu yang akan menceritakan dengan lengkap mengenai candi Budha termegah ini. 

Selain candinya, Anda pun bisa menikmati taman di sekitaran Candi Borobudur yang hijau dan tertata sangat rapi. Udara segar, angin yang berhembus dengan lembut serta pepohonan yang melindungi dari panasnya matahari semakin menambah ketenangan dan ketentraman. Selain berjalan kaki, Anda juga bisa menyewa sepeda atau menaiki andong untuk menikmatinya. Jangan lewatkan pula untuk mengunjungi museum-museum yang masih berada di dalam komplek Candi Borobudur. Ada Museum Borobudur yang menceritakan tentang sejarah panjang candi megah ini dan Museum Samudra Raksa yang menampilkan jalur perdagangan Indonesia dengan kapal Borobudur yang melegenda. Ketika akan keluar, Anda akan diarahkan ke pusat oleh-oleh. Sehingga tidak perlu bingung mencari barang-barang khas Borobudur atau oleh-oleh untuk keluarga di rumah.

Sebagai masyarakat  Indonesia tantunya sangat bangga bukan, memiliki tempat wisata termegah sepanjang sejarah manusia. Oleh karena itu tugas kita untuk melestarikannya. Kunjungi tempatnya dan sebarkan pada dunia. 

0 komentar:

Posting Komentar