Menghangatkan Tubuh Dengan Minum Susu

Juli 10, 2019
Menghangatkan tubuh dengan susu

Jahe adalah salah satu rempah-rempah yang ada di negeri indonesia tercinta kita ini. di mana jadi tubuh diri sendiri memiliki banyak sekali fungsi untuk menyehatkan tubuh kita. selain untuk menghangatkan tubuh juga memiliki fungsi lain seperti berguna untuk digunakan sebagai penghangat tubuh yang di kolaborasikan dengan susu. terlebih susu kotak karena di dalam susu kotak mengandung beberapa kandungan kandungan yang bisa menambah daya tahan tubuh kita juga sehingga jahe bisa dikolaborasikan dengan susu kotak. karena kedua bahan tersebut memiliki fungsi yang sangat sama dan jika di kolaborasikan akan menambah metabolisme dalam tubuh kita sehingga kita menjadi lebih hangat dan terhindar dari penyakit atau dari serangan masuk angin maupun yang lainnya.

maka dari itu segera berpindahlah dari mengkonsumsi obat-obatan biasa menggunakan obat-obatan herbal seperti mengkonsumsi susu kotak yang dikolaborasikan dengan jahe. bahkan beberapa waktu ini juga telah muncul salah satu produk minuman sachet susu jahe karena dua hal ini antara susu kotak dan jahe sangat memiliki keterkaitan yang kuat dalam menyehatkan tubuh kita. maka dari itu gunakan resep ini agar anda bisa sehat dan juga mampu menjalani aktivitas anda sehari-hari tanpa mengonsumsi obat-obatan yang akan menyusahkan diri anda. 

Karena obat obatan mengandung  bahan-bahan kimia di dalam tubuh anda karena jika anda mengkonsumsi jahe susu kotak selama berhari-hari secara berterus terusan kedua bahan ini adalah bahan herbal yang sangat bagus untuk dikonsumsi. dan tidak mengandung yang namanya bahan kimia atau bahan pengawet maka dari itu ini merupakan satu rekomendasi dari kami agar anda bisa hidup sehat dengan mengkonsumsi susu kotak dan jahe. Maka dari itu gunakan tips ini dengan baik agar anda memiliki yang namanya tubuh sehat dan kuat agar anda bisa mengahangatkan dan menstabilkan keadaan suhu yang ada di dalam tubuh anda.sangat menarik sekali bukan oleh karena itu ayo segera pakai susu kotak dan jahe.

Pak Simin Menghidupi Keluarga dengan Berjualan Bensin Eceran

Juli 05, 2019
Pak Simin

Menjadi tulang punggung keluarga merupakan salah satu hal yang cukup berat bagi sebagian orang, terutama Pak Simin. Di usianya yang sudah menginjak kepala 8, ia masih harus membanting tulang untuk menghidupi keluarganya. Dengan tangan-tangannya yang terasa cukup rapuh, ia mencoba untuk mengisikan liter demi liter bensin yang ia jual pada pelanggannya. Meskipun terlihat berat, namun ia tetap bersyukur dengan pekerjaan yang sedang ia jalani.

Siapa sosok Pak Simin?

Pak Simin merupakan sosok sederhana yang sampai saat ini masih berjuang untuk menafkahi keluarganya. Ia tinggal bersama istrinya di kota Banjarmasin setelah beberapa tahun bertransmigrasi dari Pulau Jawa dikarenakan krisis moneter saat itu. Anak-anaknya sudah mandiri sehingga tidak ikut tinggal bersamanya. Namun saat diwawancara, tidak semua anaknya memperhatikan kondisi Pak Simin dan juga istrinya, sehingga mau tidak mau Pak Simin harus berjuang seorang diri.

Kegiatan sehari-hari Pak Simin yaitu berjualan bensin. Pak Simin menjual bensin pertalite seharga 9 ribu rupiah saja perliternya. Ia harus bolak-balik untuk mengambil bensin menggunakan sepeda tuanya. Meskipun badannya sudah renta, ia tetap bersemangat dalam mencari nafkah. Tentu saja ia melakukannya seorang diri karena sang istri mengalami stroke selama 15 tahun hingga sekarang, sehingga sang istri hanya bisa terbaring di rumah menunggu kepulangan Pak Simin.

Dengan berjualan bensin setiap harinya, tentu saja untung yang didapat tidak menentu. Jika sedang ramai, Pak Simin bisa mendapatkan hasil yang cukup, namun sebaliknya jika pembeli sedang sepi, maka Pak Simin hanya mendapatkan hasil seadanya. Meskipun begitu, ia tidak terlalu mempermasalahkan hasil jualan yang didapatnya. Ia percaya bahwa rezeki sudah diatur oleh Tuhan, sehingga ia begitu amat bersyukur dengan apa yang ia miliki sekarang.

Wakaf Syariah Allianz
Pak Simin sangat layak untuk mendapatkan asuransi wakaf dari Allianz. Asuransi Wakaf ini tentu saja bisa menjamin kelangsungan hidup Pak Simin dan juga istrinya. Manfaat yang didapat tentu saja sangat besar, seperti mendapatkan santunan asuransi jiwa dan cacat tetap akibat kecelakaan, santunan asuransi penyakit kritis, santunan asuransi jiwa dasar, dan lain sebagainya. Dengan asuransi wakaf ini, hidup Pak Simin tentu saja akan jauh lebih baik dari sebelumnya.

Perbedaan Tempat Tinggal Berkonsep Cluster dan Townhouse

Juni 24, 2019
Perbedaan Tempat Tinggal Berkonsep Cluster dan Townhouse

Bagi setiap keluarga pasti ingin memiliki tempat tinggal yang nyaman dan aman. Karena pada kenyatannya sebuah rumah tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal atau bernaung saja, akan tetapi juga sebagai tempat untuk membina keluarga berinteraksi sosial bahkan sebagai investasi jangka panjang.

Memiliki hunian membutuhkan perencanaan bukan hanya untuk jangka pendek tapi juga jangka panjang. Karena dengan meningkatnya permintaan akan hunian ideal menjadikan tingginya harga sebuah tempat tinggal. Oleh sebab itu pastikan untuk memilih tempat tinggal yang benar-benar cocok dan sesuai.

Ketika hendak membeli rumah, pasti kalian nggak asing ya dengan istilah rumah cluster dan townhouse? Kedua tipe rumah ini memang tipe paling banyak ditawarkan nih, terutama untuk pasangan-pasangan muda yang baru menikah. Tapi kalian tahu nggak sih pengertian sebenarnya dari rumah cluster dan townhouse?

Rumah cluster pada dasarnya adalah sekumpulan rumah yang dibangun biasanya di satu wilayah pinggir kota dengan suasana yang masih sunyi namun asri. Tipe rumah cluster umumnya dibangun dengan bentuk yang serupa tanpa pagar, hanya dibatasi tembok beton antar rumah.

Sementara townhouse adalah kompleks hunian yang berada di tengah kota seperti di Jakarta Pusat, terdiri dari hanya beberapa hunian saja dengan bentuk yang serupa. Melihat lokasinya yang strategis, tak heran bila townhouse Jakarta Pusat banyak diminati, khususnya oleh para kaum ekspatriat, karena tipenya yang lebih eksklusif dimana sistem keamanan di townhouse adalah one gate system atau sistem keamanan satu akses.

Membantu kalian agar nggak terlalu bingung, berikut ini perbedaan mendasar antara rumah cluster dan townhouse. Yuk disimak!

Beda Konsep
Perbedaan pertama antara rumah cluster dan townhouse terletak pada konsep pembuatannya. Rumah cluster memiliki konsep perumahan dengan sistem satu akses yang memiliki satu pintu akses masuk dan keluar. Hal ini agar memudahkan petugas keamanan untuk mengawasi mobilitas masuk dan keluar orang-orang di rumah cluster. Perumahan cluster ini terkesan tertutup karena biasanya dikelilingi pagar pembatas yang cukup tinggi.

Berbeda dengan rumah cluster, townhouse pertama kali dibangun di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal para ekspatriat. Karenanya, konsep rumah di townhouse lebih eksklusif dan memiliki harga yang lebih tinggi dari rumah cluster. Bentuk dan ukuran rumah di townhouse seragam. Sama seperti rumah cluster, townhouse juga menggunakan sistem keamanan satu akses.

Beda Jumlah Rumah
Perbedaan kedua antara rumah cluster dan townhouse adalah jumlah rumahnya. Perumahan cluster umumnya memiliki jumlah rumah yang lebih banyak daripada townhouse. Sekitar 100 sampai 300 unit rumah biasanya dimiliki oleh tipe perumahan cluster. Selain itu, dalam satu perumahan cluster, biasanya terdapat sub komplek dengan model rumah yang berbeda.

Sementara townhouse, karena tipe ini mengedepankan eksklusifitas, jumlah unit rumah di townhouse paling banyak sekitar 30 rumah saja.

Beda Fasilitas
Perbedaan terakhir antara rumah cluster dengan townhouse terletak pada fasilitasnya. Umumnya fasilitas yang dimiliki townhouse lebih lengkap dibandingkan rumah cluster, seperti jogging track, kolam renang, taman, dan juga club house. Tidak terlalu berbeda jauh dengan townhouse, fasilitas yang dimiliki rumah cluster juga sebenarnya cukup lengkap kok. Hanya saja tiap sub komplek pada perumahan cluster biasanya memiliki fasilitas yang berbeda-beda.

Kelebihan tinggal di rumah berkonsep town house ataupun cluster

Pada dasarnya kelebihan konsep rumah town house dan cluster menawarkan akses pintu masuk dengan sistem "single gate" atau satu pintu. Inilah yang membuat penghuni tenang.

Berikut ini rincian kelebihan hunian cluster dan town house:
  1. Keamanan lebih terjamin single gate memungkinkan petugas keamanan untuk memantau akses masuk dan keluar perumahan.
  2. Perumahan jenis ini tertutup. Sehingga tidak ada hiruk pikuk pengendara umum, relatif tidak bising, dan bisa meminimalisir debu.
  3. Memberikan keleluasaan bagi anak-anak dari lalu lalang kendaraan umum. Sehingga bisa bermain dengan nyaman di fasilitas umum yang disediakan oleh 
  4. Perumahan tipe cluster dan townhouse biasanya menyediakan lapangan olah raga, taman bermain, mushala dan kolam renang.
  5. Pengembang biasanya memfasilitasi pemasangan listrik, telepon, dan pengairan. Jika Anda membangun rumah sendiri, maka hal itu harus diurus sendiri.
  6. Tinggal di cluster atau town house memberikan prestise tersendiri bagi penghuninya.
  7. Jumlah rumahnya terbatas dan terkesan lebih eksklusif dibandingkan perumahan pada umumnya.
  8. Privasi dan kenyamanan penghuninya lebih terjamin.
Pada dasarnya, baik rumah cluster ataupun townhouse, keduanya sama-sama menguntungkan untuk dipilih kok! Kalian hanya tinggal menyesuaikan saja dengan kebutuhan dan tentunya budget tersedia. Semoga membantu!

Uniknya Ritual Adat Masyarakat Wakatobi, Sultra

Mei 23, 2019
Wakatobi merupakan salah satu kabupaten di Sulawesi Tenggara yang tidak hanya terkenal akan keindahan alam dan keanekaragaman hayatinya, tapi juga memiliki ritual yang masih terjaga sampai sekarang. Nah, buat Anda yang sudah memesan tiket pesawat online dan berencana melawat ke Wakatobi dalam waktu dekat, berikut beberapa tradisi adat setempat yang menarik untuk disaksikan.

1. Kansoda'a

Uniknya Ritual Adat Masyarakat Wakatobi, Sultra
Kansoda’a (Sumber: anakflores.blogspot.com)

Sekali dalam hidupnya, setiap perempuan Wakatobi pasti akan menjalani prosesi Kansoda’a. Upacara adat ini diselenggarakan ketika si anak perempuan beranjak belia (akil baligh), dan merupakan salah satu bentuk kebanggaan para orang tua bahwa anak perempuan mereka telah tumbuh dengan baik.

Selama prosesi berlangsung, si anak akan berpakaian adat, lengkap dengan dandanan dan aneka aksesori berwarna cerah didominasi warna emas. Selanjutnya, empat anak perempuan belia naik ke tandu yang diangkat puluhan saudara laki-lakinya sembari menyanyi nyaring untuk menarik perhatian orang-orang. Kansoda’a diselenggarakan setahun sekali usai Idulfitri.

2. Upacara Boti

Jika Kansoda’a ditujukan untuk anak perempuan, upacara Boti khusus diselenggarakan untuk menggembleng anak laki-laki Wakatobi agar menjadi pria sejati. Di ritual adat ini, anak laki-laki dikenalkan pada perahu dan diajari bagaimana cara menaklukkan ganasnya Laut Banda.

Bagi masyarakat Wakatobi, Boti merupakan upacara adat yang penting dan sakral, mengingat melaut (nelayan) adalah mata pencaharian mayoritas di sini.

3. Karia’a

Karia’a merupakan upacara adat Wakatobi yang diselenggarakan untuk merayakan khitanan atau pemotongan rambut anak di bawah usia 5 tahun. Konon tradisi masyarakat Buton ini sudah berlangsung sejak tahun 1918 silam. Dalam upacara ini, anak perempuan didandani dan diarak menggunakan tandu diiringi nyanyian dari kelompok ibu-ibu.

4. Manga Rundu

Manga Rundu atau makan bersama adalah tradisi khas masyarakat Wakatobi, Sulawesi Tenggara, yang masih terus dilestarikan sampai hari ini. Acara biasanya diselenggarakan di tempat terbuka (alun-alun), dihadiri pejabat daerah, tokoh adat, dan masyarakat setempat. 

Semua membaur menjadi satu, lalu dilanjutkan dengan makan bersama. Manga Rundu adalah acara tahunan yang ditujukan untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan (Poasa-asa Pohamba-hamba) tanpa batasan status sosial.

5. Kabuenga

Zaman dulu, jauh sebelum teknologi merambah ke kampung-kampung, masyarakat Wakatobi memiliki cara tersendiri untuk mempertemukan muda-mudi agar saling mengenal. Caranya dengan menggelar Kabuenga.

Tradisi Kabuenga digelar setahun sekali usai hari raya Lebaran, dengan harapan menumbuhkan benih-benih cinta di antara remaja lelaki dan perempuan yang sudah beranjak dewasa. Acara dimulai dengan pembacaan doa oleh tetua adat, lalu dilanjutkan dengan mendudukkan muda-mudi di kabuenga (ayunan), lalu diayunkan beramai-ramai.

6. Bangka Mbule-Mbule

Uniknya Ritual Adat Masyarakat Wakatobi, Sultra
Bangka Mbule-Mbule (Sumber: youtube.com)

Bangka Mbule-Mbule merupakan tradisi leluhur Wakatobi yang dilakukan dengan melaruh sesaji ke tengah laut dengan harapan agar penguasa laut senantiasa memberikan keberkahan dan keselamatan kepada para nelayan setempat. Biasanya upacara ini digelar ketika hasil tangkapan ikan menurun atau saat kondisi laut Wakatobi sedang tidak bersahabat. 

Nah, tak lama lagi hari raya Idulfitri tiba—momen yang pas untuk menyaksikan langsung beberapa upacara adat tersebut. Jangan lupa persiapkan agenda liburan ke Wakatobi sebaik mungkin. Pesan tiket pesawat Citilink di Airy sekarang juga!

Selain menjamin setiap transaksi aman dan bebas penipuan, Airy juga menyediakan fitur refund dan reschedule yang mudah jika terjadi kendala terkait perjalanan Anda. Jadi tunggu apa lagi? Ayo liburan ke Wakatobi bersama Airy.

Panduan Mengurus BPHTB yang Bisa Anda Lakukan Sendiri dengan Mudah

Mei 22, 2019
Panduan Mengurus BPHTB yang Bisa Anda Lakukan Sendiri dengan Mudah

Salah satu kebutuhan yang utama bagi setiap orang adalah tempat tinggal yang berupa bangunan serta tanah. Mengingat tempat tinggal merupakan kebutuhan maka setiap orang tentu akan melakukan transaksi untuk pengalihan hak atas banagunan dan tanah mereka. Setelah peralihan hak bangunan dan tanah maka seseorang mempunyai kewajiban membayar sejumlah uang sebagai BPHTB.

1. Apa Itu BPHTB?
BPHTB merupakan singkatan dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan. Pembayaran BPHTB sendiri merupakan peran masyarakat dalam pembangunan  untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat yang dilakukan dengan cara pengenaan pajak. BPHTB diperuntukkan bagi badan atau orang yang mendapatkan hak atas bagunan atau tanah. Badan atau orang yang memperoleh hak atas bangunan atau tanah tersebut bisa dikatakan badan mereka memiliki kemampuan lebih untuk mendapatkan bangunan atau tanah tersebut yang mana tidak semua orang mempunyai kemampuan tersebut.

BPHTB atau Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan sekarang diatur dalam UU BPHTB yang mana dijelaskan bahwa BPHTB merupakan bea yang dikeluarkan atas perolehan hak tanah atau bangunan. BPHTB sendiri harus dibayar setiap kali seseorang menerima hak atas bangunan dan tanah yang mana biasanya dikenal sebagai bea pembeli. 

Dalam Undang-Undang BPHTB yang transaksi yang dikenakan dalam BBPHTB atas perolehan hak tanah dan bangunan adalah jual beli, tukar menukar, hibah, hibah wasiat, waris, pemasukan dalam badan atau perseroan hukum lain, pemisahan hak yang menimbulkan peralihan, pelaksanaan putusan hakim, lelang, penggabungan usaha, peleburan usaha, pemekaran usaha, dan hadiah.

2. Bagaimana cara mengurus BPHTB?
Dalam pengurusan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan atau BPHTB harus mempersiapkan beberapa persyaratan. Misalnya untuk transaksi jual beli, persyaratan yang harus dipersiapkan adalah SSPD BPHTB, fotokopi SPPT PBB, fotokopi KTO Wajib Pajak, fotokopi ATM bukti pembayaran PBB selama lima tahun terakhir, fotokopi Bukti Kepemilikan Tanah.

Sedangkan untuk hibah, waris maupun jual beli, persyaratan yang dibutuhkan adalah SSPD BPHTB, fotokopi SPPT PBB, fotokopi KTP Wajib Pajak, fotokopi struk ATM bukti pembayaran PBB selama lima tahun terakhir, fotokopi Bukti Kepemilikan Tanah, fotokopi Akta Hibah atau Surat Keterangan Waris, dan fotokopi Kartu Keluarga.  

3. Cara Menghitung Nilai PBHTB
Dalam penghitungan nilai PBHTB didasarkan pada NJOP (Nilai Jual Obyek Pajak) yang mana dianggap sebagai NPOP. Untuk prinsip perhitungan PBHTB adalah Tarif pajak x dasar pengenaan pajak. Atau bisa dengan menggunakan rumus 5 % x (NPOP-NPOPTKP). NPOPTKP merupakan Nilai Perolehan Obyek Pajak Tidak Kena Pajak. Untuk nilai NPOPTKP di setiap daerah mempunyai nilai yang berbeda-beda. Hal ini biasanya didasarkan pada peraturan daerah masing-masing dimana pemungutan biaya BPHTB sekarang ini diatur oleh Dinas Pendapatan Daerah. Anda bisa langsung datang ke Kantor Pertanahan, Kantor Pajak, atau ke Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) untuk mengetahui nilai NPOPKTP daerah anda. 

Dalam pembayaran biaya PBHTB seseorang diberikan keleluasaan dalam membayar, menghitung dan melaporkan pajak yang terutang sendiri. Hal ini biasanya dengan beredarnya SPTPD (Surat Pemberitahuan Pajak Daerah). Apabila seseorang belum bisa melunasi pajak BPHTB maka disini Kementerian BPN atau ATR memberikan keringanan dengan menyediakan sistem BPHTB terutang yang mana masyarakat tetap mampu mendapatkan sertifikat tanah. 

BPHTB terhutang sendiri harus dibayarkan pada masa pajak sesuai dengan peraturan perundangan-undangan perpajakan daerah. 

4. Cara mengurus BPHTB secara online
Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan merupakan suatu jenis pajak yang wajib dibayarkan oleh seseorang ketika membeli sebuah rumah maupun properti lain.  Cara mengurus BPHTB bukanlah hal yang sulit dimana pengurusannya bisa dilakukan secara online. Anda tidak harus pergi ke kantor pajak untuk mengurus BPHTB. Setiap daerah mempunyai website masing-masing untuk pengurusan dan pembayaran BPHTB. 

Adapun panduan BPHTB atau langkah-langkah dalam mengurus Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan secara online adalah sebagai berikut:
  • Pertama, mengunduh aplikasi BPHTB terlebih dahulu melalui website pemerintah daerah anda.
  • Kedua, memilih menu SSDP-BPTB yang mana anda akan diperlihatkan beberapa jejak BPHTB yang pernah dilakukan sebelumnya. Hal ini berguna bagi anda untuk mengetahui status BPHTB apakan sudah lunas atau belum.
  • Ketiga, memasukan data wajib pajak serta objek pajak baru guna menentukan besarnya biaya PBHTB. Dalam hal ini besarnya biaya BPHTB tidak bisa dimanipulasi  karena nilainya terintegrasi secara langsung dengan data PBB. 
5. Bagaimana dengan BPHTB Waris
Menurut Undang-Undang BPHTB, perolehan hak bangunan atau tanah karena waris atau hibah merupakan objek pajak. Perolehan hak bangunan atau tanah dari pewaris kepada ahli waris berlaku setelah pewaris wafat. Atau pada saat pemindahan kekuasaan dari pewaris dimana saat itulah perolehan hak bangunan atau tanah kepada ahli waris berlaku. Hal ini juga berlaku pada perolehan hak atas bangunan atau tanah karena hibah yang mana berlaku setelah pemberi hibah meninggal dunia. 

Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan karena hibah biasanya terjadi pada orang pribadi yang mempunyai hubungan keluarga atau lembaga yang berjalan untuk kepentingan umum dibidang agama, kesehatan, sosial, pendidikan, dan kebudayaan.