Pak Simin Menghidupi Keluarga dengan Berjualan Bensin Eceran

Juli 05, 2019
Pak Simin

Menjadi tulang punggung keluarga merupakan salah satu hal yang cukup berat bagi sebagian orang, terutama Pak Simin. Di usianya yang sudah menginjak kepala 8, ia masih harus membanting tulang untuk menghidupi keluarganya. Dengan tangan-tangannya yang terasa cukup rapuh, ia mencoba untuk mengisikan liter demi liter bensin yang ia jual pada pelanggannya. Meskipun terlihat berat, namun ia tetap bersyukur dengan pekerjaan yang sedang ia jalani.

Siapa sosok Pak Simin?

Pak Simin merupakan sosok sederhana yang sampai saat ini masih berjuang untuk menafkahi keluarganya. Ia tinggal bersama istrinya di kota Banjarmasin setelah beberapa tahun bertransmigrasi dari Pulau Jawa dikarenakan krisis moneter saat itu. Anak-anaknya sudah mandiri sehingga tidak ikut tinggal bersamanya. Namun saat diwawancara, tidak semua anaknya memperhatikan kondisi Pak Simin dan juga istrinya, sehingga mau tidak mau Pak Simin harus berjuang seorang diri.

Kegiatan sehari-hari Pak Simin yaitu berjualan bensin. Pak Simin menjual bensin pertalite seharga 9 ribu rupiah saja perliternya. Ia harus bolak-balik untuk mengambil bensin menggunakan sepeda tuanya. Meskipun badannya sudah renta, ia tetap bersemangat dalam mencari nafkah. Tentu saja ia melakukannya seorang diri karena sang istri mengalami stroke selama 15 tahun hingga sekarang, sehingga sang istri hanya bisa terbaring di rumah menunggu kepulangan Pak Simin.

Dengan berjualan bensin setiap harinya, tentu saja untung yang didapat tidak menentu. Jika sedang ramai, Pak Simin bisa mendapatkan hasil yang cukup, namun sebaliknya jika pembeli sedang sepi, maka Pak Simin hanya mendapatkan hasil seadanya. Meskipun begitu, ia tidak terlalu mempermasalahkan hasil jualan yang didapatnya. Ia percaya bahwa rezeki sudah diatur oleh Tuhan, sehingga ia begitu amat bersyukur dengan apa yang ia miliki sekarang.

Wakaf Syariah Allianz
Pak Simin sangat layak untuk mendapatkan asuransi wakaf dari Allianz. Asuransi Wakaf ini tentu saja bisa menjamin kelangsungan hidup Pak Simin dan juga istrinya. Manfaat yang didapat tentu saja sangat besar, seperti mendapatkan santunan asuransi jiwa dan cacat tetap akibat kecelakaan, santunan asuransi penyakit kritis, santunan asuransi jiwa dasar, dan lain sebagainya. Dengan asuransi wakaf ini, hidup Pak Simin tentu saja akan jauh lebih baik dari sebelumnya.
Categories:

0 komentar:

Posting Komentar