Bayangkan Jika Tawon, Belalang, dan Kecoa Menjadi Satu Hewan

Agustus 20, 2018


Peneliti baru-baru ini menemukan serangga misterius yang terperangkap di batu amber selama 100 juta tahun.

Tidak seperti serangga lain yang pernah hidup di muka bumi, serangga ini memiliki penampakan yang aneh. Wajahnya seperti tawon namun tidak memiliki sayap, kakinya seperti kaki belalang dan antenanya menyerupai milik semut.

Peneliti menamai makhluk serupa Frankenstein ini Aptenoperissus burmanicus.

"Saat pertama kali saya melihat serangga itu, saya tidak bisa menjelaskan itu apa," kata George Poinar Jr., peneliti dari Universitas Oregon seperti dikutip dari Livescience Senin (17/10/2016).

"Kami bisa melihat kalau serangga itu tangguh dan mematikan. Kami harus menggolongkannya dalam keluarga baru karena tidak cocok dengan keluarga serangga lainnya," tambah Poinar yang juga ahli fosil yang terawetkan dalam batu amber.

Spesimen serangga aneh itu ditemukan di lembah Hukwang di Myanmar. Begitu menemukan makhluk itu, Poinar langsung membicarakan dengan ahli dari berbagai latar belakang. Semua bingung.

"Setelah mereka melihat fosil ini dari sudut pandang keahliannya, mereka melihatnya sebagai sesuatu yang berbeda," kata Poinar.

"Kaki belalangnya kuat, maka kita bisa menyebutnya belalang. Antenanya tampak seperti semut, perutnya tebal menyerupai kecoa tetapi wajah sebagian besar mirip tawon. Kami akhirnya memutuskan ini adalah jenis lain Hymenoptera," kata Poinar.

Pinar menempatkan serangga itu dalam keluarga baru bernama Aptenoperissidae.

Peneliti belum mengetahui lebih lanjut mengenai bagaimana serangga aneh ini hidup. Tidak jelas pula mengapa serangga ini punah. Meski begitu, diduga jenis ini punah karena ketidakmampuannya terbang.

Asal-usul serangga ini misterius. Dia punah tanpa meninggalkan jejak evolusi. Tidak ada kerabat dekat yang dikenal, baik masa lalu atau sekarang.

Inilah 6 Inovasi Menurut Bill Gates Akan Merubah Dunia

Agustus 02, 2018


Perkembangan teknologi akan selalu diwarnai dengan inovasi-inovasi baru. Namun, manakah yang terbaik dan memiliki potensi untuk mengubah dunia?

Dalam artikelnya untuk Time, Kamis (4/1/2018), Bill Gates memilih enam inovasi besar yang patut Anda simak. Berikut paparannya:

1. Penyimpanan vaksin yang lebih baik

Vaksin adalah salah satu temuan paling berharga dalam perlawanan manusia terhadap penyakit. Sayangnya, vaksin juga mudah rusak bila tidak disimpan dengan baik.

Sekelompok peneliti dari Global Good in Seattle yang ingin menyelesaikan masalah ini telah menciptakan kulkas baru untuk vaksin yang bernama MetaFridge. Kulkas ini bisa mempertahankan suhu dinginnya walaupun mati lampu yang cukup lama sehingga vaksin tetap aman.

Kini, mereka sedang berusaha menciptakan versi lebih kecil dari kulkas tersebut agar mudah dibawa ke tempat-tempat terpencil.

2. Alat penyunting gen

Alat penyunting gen yang kita miliki sekarang, CRISPR, telah digunakan untuk menciptakan berbagai terobosan baru di dunia biomedis. Namun, Gates mengakui bahwa kita masih berada dalam tahap awal pengembangan alat tersebut.

Ke depan, Gates memprediksikan alat penyunting gen akan bisa digunakan untuk menyembuhkan penyakit dan menghilangkan malaria.

“Saya tahu ada banyak pertanyaan mengenai cara menggunakan teknologi ini dengan bertanggung jawab, tapi saya memiliki harapan besar terhadap kemungkinan yang ada,” tulisnya.

3. Energi matahari

Tidak bisa dimungkiri bahwa dalam usaha menghentikan perubahan iklim, kita harus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

Untungnya, Gates berkata bahwa penggunaan energi matahari sebagai alternatif akan segera terjadi.  Dia mengonklusikan hal tersebut setelah melakukan kunjungan ke laboratorium California Institute of Technology.

4. Vaksin mRNA

Penggunaan vaksin masih dibebani biaya yang mahal karena diciptakan dari virus yang lemah atau tidak aktif. Kini, para ilmuwan sedang berlomba-lomba untuk menggunakan materi genetis sebagai vaksin.

Selain lebih murah, Gates berkata bahwa pendekatan ini akan mengajari tubuh untuk menciptakan perlindungan alami dan mencegah penyakit.

5. Pemberian obat yang lebih baik

Perusahaan Intarcia telah menciptakan sebuah alat yang bisa ditanam di bawah kulit dan melepaskan pengobatan perlahan-lahan.

Gates berkata bahwa teknologi ini memiliki banyak aplikasi, tetapi yang paling menarik adalah HIV prophylactic. Dia menulis, satu implan (HIV prophylactic) bisa melindungi seseorang yang berisiko HIV selama setahun.

6. Kecerdasan buatan (AI)

Dari semua inovasi yang ada di daftarnya, Gates menilai bahwa inovasi ini akan menjadi yang paling mengubah dunia.

Dia mengakui bahwa AI akan menimbulkan tantangan-tantangan baru bagi manusia. Namun, AI juga akan membuat hidup kita lebih produktif, efisien, dan lebih mudah.