Kisah Kaisar China yang Ingin Hidup Abadi Selamanya

April 16, 2018

Qin Shi Huang bisa dibilang salah satu kaisar China paling legendaris dalam sejarah.

Anda mungkin mengenalnya sebagai kaisar yang makamnya dijaga oleh pasukan terakota atau sebagai kaisar yang menyatukan China pada 221 SM.

Dia juga diklaim pernah memprediksikan bahwa dinastinya akan berlangsung selama 10.000 generasi. Namun, tahukah Anda bahwa kaisar yang lahir dengan nama Ying Zheng ini juga berambisi untuk menyaksikan hal tersebut dengan hidup selamanya?

Kisah ini dituturkan dalam sebuah dokumen kuno berusia 2.000 tahun.

Ceritanya, 36.000 lembar kayu yang bertulisan huruf kuno ditemukan dalam sumur tua di sebelah barat provinsi Hunan pada 2012. Lembar kayu tersebut diperkirakan berasal dari 259 SM sampai 210 SM.

Salah seorang peneliti dari Hunan Institute of Archaeology, Zhang Chunlong, yang mempelajari 48 di antaranya kemudian menemukan perintah nasional yang dibuat oleh Qin Shi Huang untuk mencari ramuan keabadian ke seluruh China.

Perintah tersebut kemudian diikuti oleh berbagai balasan dari pemerintah daerah yang gagal menemukan kunci kehidupan abadi walaupun para pejabat daerah Langya percaya bahwa sebuah tanaman di pegunungan lokal mereka mungkin dapat mengabulkan keinginan sang kaisar.

Berbicara kepada Xinhua, Minggu (24/12/2017), Zhang berkata bahwa lebih dari sekadar mengabadikan obsesi sang kaisar untuk hidup selamanya, dokumen ini sangat penting bagi sejarawan China karena menunjukkan kepemimpinan Qin Shi Huang.

“Dibutuhkan administrasi yang sangat efisien dan kekuatan eksekutif yang luar biasa untuk mengeluarkan dekrit pemerintah di zaman kuno yang fasilitas transportasi dan komunikasinya masih belum berkembang,” ujarnya.

Seperti yang dapat Anda duga, Qin Shi Huang tidak pernah berhasil menemukan ramuan kehidupan. Sang kaisar meninggal di usia 49 tahun pada 210 SM walaupun telah mengirim ekspedisi ke Laut Timur dan memasukkan penyihir ke istananya untuk mencari cara agar dapat hidup selamanya.

Meski demikian, tampaknya obsesi itu tidak pernah padam. Sebanyak 8.000 pasukan terakota, termasuk kuda dan kereta, ditata di makamnya untuk melindungi sang kaisar di alam baka.

Sukses Jual Mainan Bayi dengan Tips Mudah Ini

April 07, 2018
Sukses Jual Mainan Bayi dengan Tips Mudah Ini

Yang namanya bayi pasti membutuhkan banyak sekali kebutuhan salah satunya adalah mainan. Bagi yang ingin jual mainan bayi maka disarankan melakukan hal-hal berikut disini sehingga bisnis yang Anda bangun bisa berjalan dengan baik. Bisnis dalam dunia bayi dan anak-anak sebenarnya bukanlah sebuah bisnis yang sulit. Hampir bisa dipastikan orang tua yang memiliki bayi pasti akan membelikan mainan dalam aneka macam jenis untuk buah hatinya. Tidak bisa dipungkiri memang jika mainan bayi sangat efektif untuk membantu perkembangan dan pertumbuhan bayi dengan baik. Oleh karena itu tidak perlu ragu saat akan memilih bisnis ini sebagai usaha Anda.

Cara Jual Mainan Bayi Terbaik

Langkah pertama yang harus Anda lakukan disaat memutuskan akan jual mainan bayi adalah menentukan cara Anda berjualan. Anda bisa berjualan dengan membuka toko mainan offline atau berjualan mainan secara online dan bahkan bisa menjalankan kedua cara tersebut secara bersamaan. Hal ini tergantung bagaimana kesiapan modal dan juga hal lainnya. Jika ingin menjangkau pasar yang luas tanpa batas bahkan sampai ke berbagai penjuru dunia maka Anda harus berjualan online. Namun jika ingin fokus dengan membuka toko maka pilih lokasi berjualan yang sangat strategis. Dengan begitu nantinya toko mainan yang Anda bangun bisa dikenal banyak orang dan omzet bisa terus meningkat. Akan lebih baik jika Anda membuka sekaligus dengan sistem grosir. Dengan begitu akan ada banyak toko mainan lainnya yang membeli dalam partai besar di toko yang Anda miliki. Perputaran uang dan barang untuk toko mainan dengan sistem grosir sangatlah besar. Yang harus Anda siapkan dengan sistem bisnis seperti ini adalah stock produk yang lengkap dan bervariasi.

Kemudian., langkah yang kedua adalah pilih jenis mainan yang akan Anda jual. Ada banyak sekali range harga mainan berikut kualitasnya. Bukan rahasia lagi jika harga mainan dan kualitasnya sangat sebanding. Jika memang ingin menjual mainan yang berkualitas maka teruslah menjual dengan cara seperti itu dan lengkapi produk mainan yang memang aman untuk digunakan dan dimainkan oleh bayi dan anak-anak dari usia 0 bulan hingga usia paling besar atau dewasa. Jangan menggadaikan resiko bisnis yang sudah Anda bangun dengan susah payah dengan menjual mainan yang membahayakan anak-anak.

Ketika Anda menjual produk mainan berkualitas yang original maka keuntungan yang akan Anda dapatkan justru akan lebih besar. Selain itu Anda juga akan mendapatkan pelanggan yang memang mengerti akan sebuah kualitas. Jangan lupa lakukan promosi baik dengan memanfaatkan media online atau memanfaatkan media lainnya untuk memperkenalkan usaha jual mainan bayi yang Anda miliki. Rata-rata mainan bayi memang tidak bergaransi namun akan lebih baik untuk mainan yang membutuhkan mesin maka Anda juga menyediakan fasilitas jual spare partnya.

"Ketindihan" Saat Tidur, Fenomena Apakah Ini Menurut Sains?

April 01, 2018

Pernahkah Anda terbangun dari tidur dan mendapati diri tidak bisa bergerak dan berbicara, bahkan kesulitan bernapas? Apa yang Anda alami sering disebut sebagai "ketindihan" dalam tidur.

Walaupun sering dikaitkan dengan hal-hal supranatural, rupanya fenomena "ketindihan" memiliki istilah ilmiah, yaitu kelumpuhan tidur atau sleep paralysis.

Menurut Dr Jan Dirk Blom, kelumpuhan tidur adalah hasil dari disosiasi fase tidur kita. Kondisi ini biasanya terjadi saat kita akan tertidur atau baru terbangun.

Saat kelumpuhan tidur terjadi pada kita, dua aspek tidur REM (Rapid Eye Movement) muncul. Otot-otot tubuh menjadi rileks ke tingkat seperti lumpuh, sementara pikirannya terbangun, meskipun orang tersebut masih bermimpi dan tubuhnya tidak bisa bergerak.

" Tidur berbaring dengan kondisi seperti lumpuh akan membangunkan sistem kewasdapaan dalam otak yang dapat menimbulkan halusinasi sesosok makhluk sedang duduk di dada," kata Blom kepada Livescience pada hari Senin (18/12/2017).

Hal tersebut merupakan kombinasi dari memori lingkungan nyata dan mimpi buruk seseorang, yang diproyeksikan ke dunia nyata. "Pengalaman itu terasa sangat nyata," kata Blom dikutip dari Livescience, Senin (18/12/2017).

Walaupun terdengar sepele dan sangat dimengerti secara ilmiah, rupanya kelumpuhan tidur patut diseriusi oleh psikiater dan psikolog.

Sebuah hasil analisis yang diterbitkan di jurnal Frontiers in Psychiatry pada bulan November menemukan bahwa kelumpuhan tidur lebih sering terjadi dari yang diperkirakan sebelumnya.

Para peneliti mengamati 13 studi tentang fenomena inkubus yang melibatkan 1.800 orang. Penelitian dilakukan dari berbagai negara, termasuk Kanada, Amerika Serikat, China, Jepang, Italia dan Meksiko.

Hasilnya, sedikitnya 1 dari 10 orang, atau sekitar 11 persen dari populasi umum, pernah mengalami "ketindihan". "Itu berarti ada kemungkinan 11 persen bagi individu tertentu untuk mengalami fenomena 'ketindihan' ini setidaknya sekali selama hidup mereka," kata Blom.

Namun dalam kelompok tertentu, misalnya orang dengan gangguan kejiwaan, para pengungsi dan juga pelajar, kemungkinan "ketindihan" lebih tinggi dan mencapai 41 persen.

Blom juga menambahkan bahwa orang-orang yang tidur telentang, mengonsumsi alkohol, dan memiliki pola tidur yang beraturan memiliki kemungkinan "ketindihan" yang lebih tinggi.

Berdasarkan penemuan ini, Blom pun berpendapat bahwa "ketindihan" dapat menyebabkan masalah tertentu, misalnya kecemasan, sulit tidur, dan bahkan gangguan delusional atau penyakit jiwa yang serupa dengan skizofrenia.

Para peneliti juga menduga adanya keterkaitan "ketindihan" dengan kematian mendadak saat tidur. Namun, hal tersebut masih sulit dijelaskan sampai sekarang.

"Orang yang pernah mengalami 'ketindihan' sering melaporkan memiliki tingkat kecemasan yang luar biasa," kata Blom. Banyak dari mereka memiliki perasaan bahwa mereka benar-benar akan mati ketika ketindihan, meskipun mereka tidak tahu apakah hal itu pernah terjadi atau tidak.

Menariknya, penelitian juga menemukan bahwa sosok makhluk yang menyebabkan ketindihan memiliki hubungan erat dengan latar belakang budaya seseorang.

"Semisal pasien dengan latar belakang Muslim sering berkata kepada saya bahwa mereka melihat 'ketindihan' sebagai bukti bahwa mereka dihantui oleh jin, roh tak terlihat yang diciptakan oleh Allah dari api tanpa asap," kata Blom.

Namun, tidak selalu makhluk khayalan dalam fenomena ini mengerikan.

"Saya baru saja berbicara dengan seorang gadis berusia 15 tahun yang sehat yang telah mengalami fenomena 'ketindihan'. Dia menemukan empat penguin mini yang makan di meja di dadanya, dan merasa lebih senang dan geli daripada takut," ujar Blom.